Terhempas aku dalam anganku,
Kiranya diri terbuai mimpi,
Menikam dalam relung hati terkunci,
Seakan tertanam biasmu.
Ku coba lari dari bayangmu,
Yang rekat erat tali cinta,
Sebuah nama mengalun dibenakku,
Seolah hadirkan sosokmu.
Harus ku akui,
Bayangmu melekat dijiwa,
Kadang ingin bersua,
Namun tiada daya yang kumampu.
Berdiri tanpa batas,
Merengkuh ruang hampa.
Baru kusadari,
Anganku racuni jiwa,
Kadang ingin bicara,
Namun tiada daya tuk bertumpu.
Diam bukanlah jawaban,
Hanya sekedar rentetan,
Dari segala pertanyaan.
Kadang aku ingin,
Kau hadir disini,
Walaupun sesaat,
Sekedar pelepas beban,
Yang kian tak tertahan.
Mas Bambang Purnomo Sigit