oleh: Mas Bambang Purnomo Sigit, SH, MM

 

" Pimpinan Yang Akan Datang, Ditentukan Oleh Pertempuran Yang Sekarang" (Lex Luthor)

 

 

a. Kekhawatiran Sebagai Penghambat Kemajuan

 

Ada seorang sahabat (Y) yang pada hari ini sedang dipanggil untuk interview untuk pertama kali di sebuah perusahaan. Kemarin dia bercerita kepada saya bagaimana rasa nervous telah menghinggapi dirinya. Salah satu kekhawatirannya adalah tidak bisa bersaing dengan mereka yang sudah berpengalaman, dan pada saat sekarang ini dia masih berstatus sebagai mahasiswa di sebuah perguruan tinggi terkemuka di Jakarta. Perasaan semacam ini adalah wajar sekali, setiap orang pasti pernah mengalami hal ini.  Akan tetapi kita harus mampu melawan perasaan ini, karena jika perasaan ini menguasai diri kita maka sama saja dengan ”kalah sebelum berperang”. Meski kita tak punya pengalaman, kita tak boleh pesimis. Maju terus pantang mundur, itulah yang harus kita lakukan, jangan menyerah, manusia itu adalah makhluk Tuhan yang hampir tak terbatas.


Orang-orang yang saat ini sukses toh tadinya juga berasal dari orang-orang yang tidak berpengalaman. Dan pada saat mereka akan memulai sesuatu yang baru pastilah juga mengalami hal yang sama seperti Y. Mereka sukses karena mampu menembus pengalaman pertamanya dengan mengalahkan rasa ”apakah saya bisa?” yang bersemayan dalam dirinya. Ada suatu ungkapan yang menarik dari Lex Luthor dalam film Smallville, saat dia memberikan semangat pada Clark Kent saat akan mengikuti pemilihan ketua OSIS di sekolahnya, ”Pimpinan yang akan datang, ditentukan dengan pertempuran yang sekarang.”

 

b. Berani Mencoba

 

Orang bukannya gagal, tetapi berhenti mencoba (Purdi E Chandra, Menjadi Entrepreneur Sukses, hal 5). Seseorang kadang ragu dengan ”medan perang” yang harus dilaluinya, ketakutan paling utama dalam perasaannya adalah takut gagal. Gagal itu wajar, toh dalam hal ini kita tak akan mati karena kegagalan kita tersebut. Peluang untuk mencoba sesuatu adalah 50% berhasil dan 50% gagal, tetapi jika kita tidak pernah melewatinya maka yang terjadi hanya satu hal... 100% gagal. Satu sikap yang bisa kita munculkan disini adalah jangan mudah percaya sebelum mencoba sendiri. Jangan sampai perasaan diri menjadi penipu terbesar kita! Tanamkan perasaan, jika orang lain bisa kenapa saya tidak! Saya bisa...saya bisa... dan pasti bisa... Lawan kekhawatiran dengan sugesti itu. Jangan pernah kita hentikan mimpi-mimpi indah kita dengan segala ketakutan, kehawatiran. Hilangkan semua bayangan yang tak pasti itu.

 

Jika kita berhasil memberikan semangat pada diri kita seperti ini, maka kita telah menang perang, karena kesuksesan, keberhasilan, kehormatan, telah menjadi visi penting dari diri kita untuk melangkah. Lalui pengalaman pertama dengan senyuman, karena itu adalah proses awal menuju keberhasilan.


danyafara wrote on Mar 6
panjang bener tulisannya mas, yg kleyengan tmbh 'muter' deh neh hehehehe...
stressmetal wrote on Mar 6
lalui pengalaman dengan senyuman...... akhiri pengalaman dengan kesuksesan.....amiiiin
pendekarhukum wrote on Mar 7
nice advice...thx mas...
maspungky wrote on Mar 9
panjang bener tulisannya mas, yg kleyengan tmbh 'muter' deh neh hehehehe...
he he he.... jadi perlu membaca tulisan yang sebelumnya dunk... Stress Menjadi Eureka
maspungky wrote on Mar 9
lalui pengalaman dengan senyuman...... akhiri pengalaman dengan kesuksesan.....amiiiin
that's right broer...
maspungky wrote on Mar 9
nice advice...thx mas...
sama-sama broer...
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design - Copyright © 2005 Sam Royama All rights reserved.