Blog EntryTulisan Tidak Ilmiah: KATA TANPA AKSARAJan 29, '08 8:23 AM
for everyone

Dalam kegiatan sehari-hari, komunikasi adalah bagian kehidupan yang tidak terpisahkan dari aktifitas rutin kita. Normalnya sebanyak 70% aktifitas manusia dipergunakan untuk berkomunikasi. Hanya saja sering kali kita menganggap komunikasi itu hanya berupa kemampuan bertutur saja. Ada dua (2) jenis komunikasi, yaitu:

  1. Komunikasi verbal: komunikasi dengan menggunakan simbol, huruf, kata-kata, lambang gambar,
  2. Komunikasi non verbal: komunikasi dengan menggunakan isyarat, bahasa tubuh, warna.

Ternyata komunikasi verbal tidaklah cukup bagi manusia untuk melontarkan maksud dari pesan yang disampaikan, sehingga acap kali seseorang menggunakan komunikasi non verbal guna menyampaikan maksudnya. Umpamanya seorang pengemis, guna meyakinkan calon donaturnya, dia tidak cukup hanya dengan berkata-kata dengan menghiba, ” Paaaaaakkk.... minta sedekahnya Pak......... buat nambah-nambah beli Honda Jazz.......”, paling tidak ia akan menunjukkan pula dengan penampilan lusuh, wajah berdebu dengan raut memelas, dengan langkah lemas gontainya. Ada dua bahasa komunikasi sekaligus yang dibawakan olehnya yaitu secara verbal maupun non verbal.

Dalam pergaulan seyogianya kita harus memahami bahasa-bahasa non verbal sebagai bagian alat komunikasi tersebut. Saya pernah bertamu ke kantor teman saya pada suatu siang. Saya bertemu dengan beliau kemudia bercakap-cakap, nah ... pada saat itu saya lihat beliau sebuk sekali melirik jam tangannya, padahal selam bercakap-cakap itu dia sering melontarkan kata-kata,”santai aja... gak apa-apa.... kerjaanku sudah kelar... jadi kita bebas ngobrol...”. Dua hal bertentangan terjadi pada saat itu, secara verbal dia menahan, tapi secara non verbal dia mengusir saya secara halus. Untng saya melihat gerakan tak sadar tersebut terjadi, sehingga saya pamit untuk kembali ke kantor, meskipun secara verbal teman saya berkata kalau dia masih ingin ngobrol lagi.

Tetapi banyak pula diantara kita terkadang tidak memperhatikan komunikasi ini, padahal banyak sekali ”kata-kata tanpa aksara” ini terlontar secara tidak sadar dari lawan bicara kita. Kita bisa membacanya melalui nada suara, gerakan tubuhnya, mimik muka, bola mata, dan masih banyak lagi. Dari mimik muka kita dapat membaca sifat dan kepribadian serta kebiasaannya, dari mata kita bisa membaca banyak hal, seperti kebohongan, ketertarikan, keangkuhan, kebijaksanaan, keilmuan, ketegasan dan lain sebagainya. Dari nada suara, kita bisa membaca kepribadiannya, peminatan, sifat, tabiat dan sebagainya. Kesemuanya ini sebagian besar berasal dari alam bawah sadar seseorang yang menjelma kepermukaan dirinya lewat bahasa non-verbalnya.

Dalam tulisan saya kali ini, saya hanya mengulas sedikit pengetahuan saya (yang memang hanya sedikit) tentang bahasa tubuh berdasarkan contoh yang ada.

 

 

 

 

Mas Bambang Purnomo Sigit

kaptenpanda wrote on Jan 29, edited on Jan 29
wahhh dapet ilmu psikologi nih ......makasih (*sambil garuk2 hidung*) .............ha.....ha...ha....ha....
maspungky wrote on Jan 29
wahhh dapet ilmu psikologi nih ......makasih (*sambil garuk2 hidung*) .............ha.....ha...ha....ha....
he he he... gak apa-apa... asal jangan garuk hidung orang lain yoooo
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design - Copyright © 2005 Sam Royama All rights reserved.