Peluh menetes beranak sungai diwajah
Sedikit kecemasan.... tapi masa bodohlah
Toh ...semangat membara telah merajai dadanya
Telah disiapkan semuanya...
Dengan skenario yang rapi jali
Tak mau tuk sesuatu yang gagal
Tugasnyalah tuk menyalakan api itu
Tugasnya pula tuk mengolahnya.....
Detik berlalu mendekat pada saatnya
Sebentuk kecemasan sempat singgah dibenaknya
Dan serasa berpasang-pasang mata tertuju padanya
Seakan menanti komando darinya
Sekaranglah saatnya.........
Ditarik nafas dalam-dalam....
Dengan lantang ia berkata....
Ibu-ibu semua ......
Saya akan mendemonstrasikan
Bagaimana cara memasak
Opor ayam ala kadarnya.......
Mas Bambang Purnomo Sigit